10 Rekomendasi Wisata Jogja Sekitar Malioboro

Wisata Jogja sekitar Malioboro

10 Rekomendasi Wisata Jogja Sekitar Malioboro dan Sekitarnya – Kota Yogyakarta atau yang biasa disebut Jogja mungkin tidak terdengar asing di telinga kita, salah satu kota yang masih menganut budaya kental Jawa. Ketika membicarakan Yogyakarta, tentu pikiran kita langsung mengarah ke Malioboro sebagai icon-nya. Tentu, kawasan ini bagaikan jantung dengan segala aktivitas dan daya tarik bagi para wisatawan.

Letaknya yang sangat strategis di pusat kota menjadikan Malioboro mudah diakses, sehingga tak heran jika selalu ramai dikunjungi. Bagi kalian yang ingin menghabiskan waktu libur secara singkat di Jogja, Malioboro dan sekitarnya bisa dijadikan opsi berlibur. Di sekitar Malioboro, terdapat berbagai objek wisata Jogja lainnya yang tak kalah seru untuk dijkunjungi. Beberapa contohnya seperti Pasar Beringharjo, Taman Sari, Keraton Yogyakarta, dll. Berikut daftar rekomendasi wisata Jogja sekitar Malioboro.

Daftar 10 Rekomendasi Wisata Jogja Sekitar Malioboro

Titik Nol Kilometer Jogja

Titik Nol Kilometer Jogja, terletak di persimpangan strategis Kantor Pos Besar. Lokaasi ini merupakan salah satu destinasi menarik yang dapat diakses dengan mudah dari Malioboro. Bagi kalian pecinta sejarah, Titik Nol menjadi simbol pusat Kota Yogyakarta dan memberikan suasana malam yang sejuk untuk dinikmati. Alamatnya berada di Jl. Pangurakan No.1, Ngupasan, Gondomanan, Yogyakarta.

Bukan sekedar bangunan, Titik Nol juga menjadi tempat kuliner di malam hari dan tentu banyak pilihan kuliner yang tersaji. Suasana wisata malam di Titik Nol Kilometer Jogja memberikan suasana yang menarik dan mengesankan. Bagi kalian yang solo traveler tidak perlu risau jika ingin mengabadikan foto, akan banyak fotografer yang siap mengabadikan momen kalian di Titik Nol Kilometer Jogja, tentu harganya juga terjangkau. Namun, kalian harus bersiap dengan lautan manusia yang juga memiliki niat sama, yaitu berfoto di lokasi ini. Bahkan bisa antre lumayan lama saking banyaknya peminat.

Tugu Jogja

Tugu Jogja menjadi salah satu bangunan monumental yang ada di kota yogyakarta. Siapa yang tidak kenal tugu Jogja? Hampir setiap orang di Indonesia pasti mengenalnya.

Tugu Jogja sendiri merupakan icon utama Kota ini. Karena merupakan icon utama, orang-orang sering berkunjung ke tugu jogja ini hanya sekedar untuk mengabadikan momen mereka dengan berfoto di malam hari, karena saat siang tugu jogja sangat panas dan lumayan macet.

Bisa dibilang belum ke Jogja bila belum foto atau lewat di tempat ini. Maka dari itu, bagi kalian yang menginginkan liburan sekitaran Malioboro, Tugu Jogja bisa menjadi salah satu opsi. Lokasinya berada di Jl. Jend. Sudirman, Gowongan, Kec. Jetis, Kota Yogyakarta.

Pasar Beringharjo

Berkunjung ke Jogja tak lengkap jika tanpa berburu oleh-oleh khas untuk kerabat dan teman. Pasar Beringharjo bisa menjadi salah satu opsi tempat untuk berbelanja. Lokasinya terletak di pusat kota, menjadi salah satu destinasi favorit bagi para wisatawan untuk membeli cinderamata.

Di Pasar Beringharjo, kalian akan dimanjakan dengan lautan batik, mulai dari motif klasik hingga modern dan tentunya dengan harga yang bersahabat. Tak hanya batik, Pasar Beringharjo juga menawarkan beragam suvenir unik, seperti aksesoris, kerajinan tangan, hingga camilan khas Jogja. Lokasinya berada di Jl. Jend. Sudirman, Gowongan, Jetis, Yogyakarta.

Alun-Alun Kidul

Kota Yogyakarta, tepatnya di selatan Keraton Yogyakarta, terdapat Alun-Alun Kidul yang selalu ramai terutama di malam hari. Suasana sejuk dan gemerlap lampu menjadikannya tempat favorit untuk bersantai dan menikmati malam di Jogja. Lokasinya terletak di Patehan, Kecamatan Kraton, Yogyakarta.

Bagi kalian para pencari sensasi, jangan lewatkan tradisi unik “laku masangin” di Alun-Alun Kidul. Tradisi ini mengajak kalian untuk berjalan melewati dua pohon beringin kembar dengan mata tertutup. Konon, bagi yang berhasil melewati pohon tanpa tersandung, keinginannya akan terkabul. Tentu harganya juga sangat ramah di kantong, jika penasaran jangan lupa untuk mencoba tradisi ini.

Keraton Yogyakarta

Berkunjung ke Yogyakarta tak lengkap rasanya jika tidak mengunjungi Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, istana megah yang menjadi simbol budaya Jawa. Letaknya tak jauh dari Malioboro, keraton ini merupakan destinasi wisata edukasi yang populer bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Memulai dengan memasuki kompleks keraton, kalian akan disuguhkan dengan bangunan tradisional Jawa yang memukau dan terawat dengan baik. Di sini, kalian dapat mempelajari sejarah panjang Kesultanan Yogyakarta, mengenal berbagai tradisi dan adat istiadat, serta menyaksikan pertunjukan seni budaya yang spektakuler.

Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat bukan hanya sebagai tempat wisata sejarah, tetapi juga salah satu pusat bentuk pelestarian budaya Jawa. Kalian dapat melihat secara langsung berbagai macam koleksi pusaka keraton, mempelajari filosofi Jawa, dan merasakan suasana budaya yang kental. Lokasinya terletak di Jl. Jend. Sudirman, Gowongan, Kec. Jetis, Kota Yogyakarta.

Taman Budaya Yogyakarta

Berdekatan dengan Taman Pintar, Taman Budaya Yogyakarta hadir sebagai oase seni dan budaya bagi para wisatawan. Lokasinya terletak di Jalan Sriwedani No. 1, Ngupasan, Gondomanan. Taman Budaya sendiri menyajikan berbagai pertunjukan seni yang luar biasa, mulai dari ketoprak, teater, hingga tarian tradisional.

Kalian dapat menikmati pertunjukan seni yang beragam, mempelajari budaya Jawa, dan merasakan atmosfer budaya yang sangat kental di Taman Budaya.

Museum Batik Yogyakarta

Bagi kalian para pecinta batik, Yogyakarta tak lengkap rasanya tanpa mengunjungi Museum Batik. Terletak di Jl. Doktor Sutomo, museum ini bagaikan surga bagi kalian para pencinta kain tradisional Indonesia ini. Kalian dapat memperdalam tentang sejarah batik, mempelajari proses pembuatannya, dan melihat berbagai koleksi batik dari berbagai daerah di Indonesia.

Museum Batik Yogyakarta telah berdiri sejak 12 Mei 1979, dan selama ini telah menjadi pusat edukasi dan pelestarian budaya batik. Koleksi museum ini sangat beragam, mulai dari batik klasik hingga batik kontemporer, dengan motif dan makna yang berbeda-beda.

Masjid Gedhe Kauman

Menyaksikan kemegahan Masjid Gedhe Kauman di Yogyakarta seperti merasakan jejak sejarah dan religiusitas kota ini. Masjid yang terletak di sebelah utara Keraton Yogyakarta ini merupakan salah satu masjid terbesar dan tertua di Yogyakarta.

Dibangun pada masa kepemimpinan Raja Sri Sultan Hamengkubuwono I, Masjid Gedhe Kauman mencerminkan arsitektur Jawa Kuno yang mempesona. Bangunan masjid yang kokoh dan megah ini memiliki luas mencapai 16.000 m2, menjadikannya sebagai tempat ibadah yang mampu menampung ribuan jamaah.

Lebih dari sekadar tempat ibadah, Masjid Gedhe Kauman juga menjadi saksi bisu perjalanan sejarah Yogyakarta. Masjid ini telah menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial selama berabad-abad, dan keberadaannya selalu dikaitkan dengan momen-momen penting dalam sejarah Kesultanan Yogyakarta. Bagi kalian para pencinta wisata religi, wajib rasanya untuk berkunjung ke lokasi ini. Letaknya di Alun-Alun Keraton, Jl. Kauman, Ngupasan, Kec. Gondomanan, Kota Yogyakarta.

Taman Sari

Taman Sari Yogyakarta dulunya merupakan taman air pribadi para raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, namun kini telah menjadi destinasi wisata sejarah yang popular bagi kalangan wisatawan. Terletak hanya 10 menit dari Malioboro, Taman Sari memberikan suasana bangunan Jawa yang unik dan suasana yang tenang.

Kalian dapat menjelajahi berbagai bangunan bersejarah di kompleks Taman Sari, seperti Pasiraman Umbul Binangun, tempat mandi keluarga keraton yang terkenal dengan kolam airnya yang menyegarkan. Keunikan lainnya adalah Masjid Bawah Tanah, sebuah masjid yang terletak di bawah tanah dengan arsitektur yang sangat khas.

Taman Sari Yogyakarta menyediakan tiket masuk yang sangat terjangkau dan ramah di kantong, yakni hanya sekitar Rp5.000. lokasinya terletak di Jl. Pangurakan No.6, Ngupasan, Kec. Gondomanan, Kota Yogyakarta.

Museum Benteng Vredeburg

Museum Benteng Vredeburg terletak di Jalan Margo Mulyo / JI. A. Yani No.6, Ngupasan, Gondomanan, Yogyakarta. Benteng ini merupakan salah satu saksi bisu sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Tepat di titik nol kilometer Yogyakarta, benteng ini berdiri kokoh dengan arsitektur aslinya yang masih terjaga.

Kalian dapat merasakan atmosfer perjuangan masa lampau saat memasuki benteng ini. Di dalam museum, terdapat berbagai koleksi benda bersejarah, diorama yang menceritakan kisah perjuangan bangsa, dan pameran temporer yang menarik.

Sedangkan halaman Museum Benteng Vredeburg kini dimanfaatkan sebagai taman parkir bagi wisatawan, sehingga memudahkan akses bagi para pengunjung yang ingin mengunjungi destinasi sejarah dan budaya Yogyakarta ini.

Scroll to Top